1. PENGERTIAN UMUM
ASAM : Suatu zat yang memberi proton (ion H+) kepada zat lain (basa), atau dapat menerima pasangan suatu elektron bebas dari suatu basa.
BAHAN REAKTIF TERHADAP ASAM : Suatu bahan kimia yang amat mudah bereaksi dengan asam menghasilkan panas dan gas yang mudah terbakar atau gas-gas yang beracun dan korosif.
2. KEGUNAAN
a. Digunakan sebagai penghasil bahan oksidator kuat
b. Digunakan sebagai bahan campuran industri pabrik
c. Digunakan sebagai produksi bahan peledak, kembang api, korek api, dsb.
3. SIMBOL BAHAYA
![]() |
| Oksidator |
![]() |
| Korosif |
4. SIFAT FISIK DAN KIMIA
SIFAT FISIK a. Berbentuk Logam
b. Memberi Warna Spektrum yang khas
b. Memberi Warna Spektrum yang khas
SIFAT KIMIA
a. Sangat Reaktif
b. Sangat Korosif
5. CARA MENYIMPAN
a. Ruangan penyimpanan untuk bahan ini harus diusahakan agar sejuk, berventilasi, sumber penyalaan api harus disingkirkan.
b. Bahan asam sebaiknya disimpan dalam gudang yang terbuat dari kayu yang berventilasi.
c. Jika konstruksi gudang terbuat dari logam sebaiknya di cat terlebih dahulu.
6. CARA MENGGUNAKAN
a. Memakai pakaian laboratorium lengkap sebelum melakukan percobaan.
a. Sangat Reaktif
b. Sangat Korosif
5. CARA MENYIMPAN
a. Ruangan penyimpanan untuk bahan ini harus diusahakan agar sejuk, berventilasi, sumber penyalaan api harus disingkirkan.
b. Bahan asam sebaiknya disimpan dalam gudang yang terbuat dari kayu yang berventilasi.
c. Jika konstruksi gudang terbuat dari logam sebaiknya di cat terlebih dahulu.
6. CARA MENGGUNAKAN
a. Memakai pakaian laboratorium lengkap sebelum melakukan percobaan.
b. membaca label nama bahan-bahan reaktif tersebut dengan cermat sebelum mengambil isi dan menggunakannya.
c. Gunakan bahan-bahan reaktif tersebut dengan jumlah sesuai petunjuk pemakaian yang terdapat pada label atau sesuai dengan prosedur kerja yang telah ditentukan
d. Jangan sekali-kali mencicipi, menyentuh, dan mencium bau/gas yang timbul dari bahan-bahan reaktif tersebut.
e. Setelah bekerja dengan bahan kimia, cuci tangan hingga bersih sebelum makan, minum, atau merokok.
f. Tutuplah kembali botol-botol bahan kimia, botol-botol reagen ataupun bahan lainnya setelah selesai digunakan.
7. CARA MENGATASI
d. Jangan sekali-kali mencicipi, menyentuh, dan mencium bau/gas yang timbul dari bahan-bahan reaktif tersebut.
e. Setelah bekerja dengan bahan kimia, cuci tangan hingga bersih sebelum makan, minum, atau merokok.
f. Tutuplah kembali botol-botol bahan kimia, botol-botol reagen ataupun bahan lainnya setelah selesai digunakan.
7. CARA MENGATASI
Terbakar Oleh Bahan Reaktif Terhadap Asam
Cucilah dengan air dingin sebanyak-banyaknya bagian yang terbakar.
Mata Kemasukan Bahan Reaktif Terhadap Asam
Cuci mata dengan air sebanyak-banyaknya. Kemudian dengan gelas pencuci mata, cuci mata dengan larutan 1% natrium bikarbonat.
Cuci mata dengan air sebanyak-banyaknya. Kemudian dengan gelas pencuci mata, cuci mata dengan larutan 1% natrium bikarbonat.
Bahan Reaktif Terhadap Asam Masuk Kedalam Perut
Jangan menggunakan obat emetik (obat yang menyebabkan muntah), namun minumlah air kapur yang encer dan minum banyak air. Jika tersedia minumlah susu.
Keracunan Gas
Bawalah penderita ketempat dengan udara yang segar.
8. GARAM OKSIDATOR KUAT
8. GARAM OKSIDATOR KUAT
Garam Oksidator Kuat termasuk dalam bahan-bahan reaktif terhadap asam karena bahan-bahan tersebut sangat mudah bereaksi dengan asam dan dapat menghasilkan gas-gas yang begitu berbahaya.
Contoh garam oksidator kuat:
KClO3 = Kalium Klorat
KClO3 = Kalium Klorat
KMnO4 = Kalium Permanganat
H2CrO4 = Asam Kromat










0 comments:
Posting Komentar